• ib-banner

    BPRS Amanah Rabbaniah terdaftar dan di awasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dan dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan

    TABEL DISTRIBUSI BAGI HASIL BPRS AMANAH RABBANIAH

    Periode November 2019  |  per 1.000.000
    Jenis Produk Rupiah % Nisbah
    Tabungan IB Rencana 5865 29 %
    Deposito 1 bulan 5057 25 %
    Deposito 3 bulan 5865 29 %
    Deposito 6 bulan 6762 33 %
    Deposito 12 bulan 7282 36 %
    Persis Expo

    Selama ini Persatuan Islam (Persis) sebagai organisasi kemasyarakatan lebih dikenal sebagai organisasi (jamiyyah) yang bergerak pada bidang pendidikan dan dakwah, dan seringkali yang menjadi ukuran keberhasilannya adalah dalam bentuk dan jumlah pesantren, masjid dan kegiatan dakwah kemasyarakatannya lainnya.

    Peran Persis dalam bidang pemberdayaan ekonomi keumatan seringkali abai atau luput dari perhatian umum dan pemerintahan, sehingga dalam lingkup  kebijakan pemberdayaan ekonomi keumatan yang digagas oleh berbagai pihak, baik skala regional maupun nasional, peran Persis tidak atau jarang terlibatkan.

    Padahal, Jamiyyah Persis sejak tahun 1980, dan dikukuhkan pada Muktamar Persatuan Islam Garut tahun 1990, telah memiliki bidang garapan ekonomi yang secara khusus memiliki fungsi dan tugas pengembangan ekonomi jamiyyah dan pemberdayaan ekonomi anggota jamiyyah.

    Persis sebagai sebuah jamiyyah memiliki anggota dan simpatisan yang banyak bergerak dalam berbagai macam usaha dan perusahaan, baik dalam bidang perdagangan, jasa, industri, pertanian dan peternakan, baik yang bergerak pada sector retail ataupun pada sector produksi, dari hulu sampai hilir, hanya saja mayoritas perusahaan yang bergerak pada sector real adalah para pengusaha kelas menengah kebawah

    Keberagaman latar belakang bidang ekonomi/ usaha diatas merupakan potensi tersendiri yang dapat menunjang keberlangsungan kegiatan dan pencapaian program jamiyyah Persis secara keseluruhan.

    Hanya saja, pengembangan dan pemberdayaan potensi usaha di lingkungan keluarga besar Jamiyyah Persis diatas masih banyak menemukan berbagai  kendala, baik tingkat jejaring (networking) diantara para pengusaha Persis sendiri yang belum terjalin dengan baik, ataupun tingkat akses yang terbangun antara pengusaha dengan lembaga-lembaga terkait, baik permodalan dan pembinaan, belum terkelola secara maksimal.

    Padahal secara personal, mereka turut memberikan kontribusi terhadap pengembangan ekonomi keumatan ataupun pembangunan ekonomi nasional secara keseluruhan sehingga keberadaannya perlu memperoleh perhatian dan pembinaan yang intensif.

    Secara statistic, Persis belum memiliki data pengusaha yang lengkap dan informative. Hal ini menjadi kendala tersendiri bagi para pihak yang ingin mengakses potensi mereka disatu pihak, dilain pihak para pengusaha yang tersebar di beragam potensi memiliki kepentingan akan kemudahan akses dan jaringan dengan pihak-pihak lain, terutama perbankan.

    Kebutuhan yang saling berjalin berkelindam ini sebenarnya akan memberikan efek luar biasa bagi Persis sendiri secara structural sehingga kebutuhan tersebut sudah saatnya dapat difasilitasi olah struktur Persis sehingga dapat bertemu di satu simpul yang sama.

    Salah satu pilihan media untuk mempertemukan mereka adalah dengan media Expo.Persis dapatmenyelenggarakan kegiatan EXPO yang mencoba memperkenalkan/ menampilkan berbagai jenis produk usaha para pengusaha Persis yang memiliki nilai kompetitif dan pangsa pasar yang prospektif, serta mempertemukannya dengan lembaga keuangan dan/ ataujaringan bisnis nasional atau bahkan internal, sekaligus media Expo dapat mengundang peran serta pemikiran para tokoh/ ahli/ pihak pemerintah yang berkenan membantu untuk memberikan solusi terhadap pengembangan potensi ekonomi Persis tersebut kedepan agar lebih berkembang.  Kegiatan dimaksud dapat diberi nama PERSIS EXPO.

    TUJUAN PERSIS EXPO

    PERSIS EXPO dapat bertujuan sebagai berikut :

    1. Memiliki data informative para pengusaha Persis berikut badan usaha milik jamiyyah yang lebih lengkap sehingga dapat menjadi bahan panduan bagi pemberdayaan ekonomi jamiyyah.
    2. Menampilkan, memamerkan, dan menawarkan produk-produk pengusaha Persis dalam bentuk pameran, baik usaha perorangan ataupun kelompok, baik sector barang maupun jasa.

    Bentuk barang yang dipamerkan adalah barang-barang yang memiliki kualifikasi tertentu yang dipamerkan dalam tahapan produksi, yaitu dari proses pembuatan sampai tahap penjualan. Disini, para pengunjung sekaligus dapat melihat prosesi pembuatan suatu produk yang dipamerkan apabila ada.

    1. Mempertemukan antar pengusaha Persis sehingga diharapkan dapat membangun jaringan usaha (networking) yang sinergis diantara mereka.
    2. Mempertemukan antara pengusaha Persis dengan konsumen, baik local/ regional ataupun nasional sehingga diharapkan dapat melahirkan berbagai kontak dan kontrak bisnis yang bermuara kepada transaksi penjualan atau sekurang-kurangnya dapat membangun relasi/ mitra usaha kedepan. Hal ini diharap dapat lebih memperkokoh dan lebih memperkuat bangunan jejaring usaha diatas.

    Dalam pameran tersebut, panitia dapat mengundang secara khusus para pengusaha – yang berhubungan dengan materi/ produk pameran – baik pengusaha domestic lewat undangan khusus melalui Kamar Dagang Indonesia (KADIN) dan HIPMI, ataupun pengusaha mancanegara lewat publikasi internet.

    1. Mempertemukan antara pengusaha Persis dengan lembaga keuangan (syariah), baik dari kalangan perbankan nasional/ regional maupun lembaga keuangan lainnya sehingga diharapkan dapat terjalin hubungan kerja sama keuangan (modal) diantara mereka.
    2. Membuat wahana sumbang saran dan penyampaian hasil kajian sekaligus pengalaman dari para ahli/ pakar yang berkompeten dibidang pemberdayaan ekonomi umat dan/ atau dari para pemegang kebijakan pengembangan perekonomian yang dapat bermanfaat bagi komunitas Persis khususnya maupun masyarakat umumnya dalam acara workshop/ seminar.
    3. Memfasilitasi klinik konsultasi usaha (bisnis) yang secara khusus disediakan bagi para pengusaha Persis dan masyarakat pada umumnya yang memerlukan bantuan/ bimbingan (konsultasi) secara gratis sehingga diharapkan dapat memperbaiki dan menyempurnakan manajemen usahanya kedepan.

    Bagi Persis yang memiliki komitmen pemberdayaan ekonomi anggotanya, hal ini dapat dijadikan wahana pengumpulan masalah wirausaha sekaligus media inventarisasi potensi kewirausahaan dikalangan anggotanya sehingga, kedepan, Persis cq bidang ekonomi dapat membuat balai latihan kerja/ usaha atau pelatihan-pelatihan tertentu yang memberikan bimbingan/ konsultasi manajemen kepada pengembangan usaha anggotanya secara lebih tepat guna dan tepat sasaran.

    Dari tujuan diatas PERSIS EXPO dapat menyelenggarakan berbagai macam kegiatan, baik kegiatan pokok maupun kegiatan penyerta, yang dikemas dalam bentuk multipameran dari berbagai potensi ekonomi yang dimiliki oleh Jamiyyah Persis . Kegiatan-kegiatan dimaksud dapat berupa kegiatan sebagai berikut :

    1. Penyelenggaraan pameran produk pengusaha Persis
    2. penyelenggaraan media akses perbankan dan lembaga permodalan lainnya
    3. Penyelenggaraan workshop/ seminar nasional sehari tentang pemberdayaan ekonomi keumatan.
    4. Penyelenggaraan fasilitas/ media konsultasi usaha bagi pengusaha/ masyarakat yang membutuhkan, baik lembaga zakat maupun lembaga konsultasi bisnis/ ekonomi.

    PERSIS EXPO dapat memiliki target yang ingin dicapai, baik target partisipatif secara internal maupun eksternal. Target partisipatif internal dimaksud adalah target keikutsertaan peserta di lingkungan jamiyyah Persis, dimana penyelenggaraan tersebut harus dapat menjadi hajatan kolektif dan kolosal yang dapat diikuti oleh seluruh komponen Persis (terutama para pengusahanya) secara oftimal.Sedangkan  target hasil kegiatan yang diharapkan adalah keberadaan para komponen penggerak perekonomian Persis (pengusaha Persis secara personal dan Persis secara lembaga) dapat lebih dikenal luas oleh masyarakat perekonomian nasional, dan melalui media expo tersebut dapat lahir konsepsi pengembangan pemberdayaan ekonomi keumatan di lingkungan jamiyyah Persis secara lebih komprehensif.

    Target dimaksud secara rinci dapat disampaikan sebagai berikut :

    1. Target partisipasi internal jamiyyah
    2. Pameran produk dalam bentuk stand pameran yang dapat diikuti oleh :
      1. Seluruh pengusaha Persis yang tersebar di wilayah Jawa Barat, Banten,dan DKI Jakarta.
      2. Lembaga keuangan syariah (perbankan, lembaga pembiayaan, asuransi syariah) yang diundang untuk turut berpartisipasi menjadi peserta pameran.

    Dalam hal ini, Persis memiliki bank Syariah Amanah Rabbaniah yang dapat bersinergi dengan kegiatan tersebut disamping lembaga keuangan yang lainnya.

    1. Pusat Zakat Umat (PZU) sebagai lembaga zakat milik Persis diharapkan juga dapat turut serta membuka stand PZU sebagai media sosialisasi/ publikasi dan edukasi sekaligus membuka layanan informasi dan penerimaan titipan dana ZIS.
    2. Stand franchise yang diharapkan dapat menjadi media kerja sama usaha yang dapat memberdayakan anggota terutama yang belum memiliki pekerjaan.
    3. Panitia juga dapat mengundang dan menyediakan stand khusus konsultasi usaha/ bisnis dengan nama stand klinik konsultasi usaha (kku) yang akan bekerja sama dengan Lembaga Pengembangan Manajemen Fakultas Ekonomi UNPAD, yang secara khusus memberikan layanan konsultasi/bantuan manajemen gratis bagi para pengunjung pameran.
    1. Stand kuliner dalam bentuk stand jajanan yang dibuat dalam bentuk stand khusus dan area tersendiri

    Dapat diisi oleh makanan khas kreasi Persistri dan Pemudi Persis. Stand kuliner ini menyediakan jajanan untuk para pengunjung pameran dan sekaligus menjadi media promosi kreasi makanan khas Persistri dan Pemudi Persis. Diharapkan dalam event tersebut dapat melahirkan peluang peluang pemberdayaan usaha ibu-ibu dalam usaha rumahan (makanan).

    1. Workshop/ seminar sehari tentang pemberdayaan ekonomi keumatan

    Pemateri dapat diisi oleh unsur pemerintah yang berhubungan langsung dengan tujuan penyelenggaraan PERSIS EXPO seperti Menko perekonomian, Menteri Koperasi dan UKM, atau unsur para pakar dan tokoh yang memiliki komitmen terhadap pemberdayaan ekonomi keumatan, unsur lembaga yang memiliki rekam jejak pemberdayaan ekonomi, kalangan praktisi dan akademisi ekonomi syariah.

    1. Festival seni
    2. Tabligh akbar yang dapat diisi oleh ketua umum PP Persis
    3. Target hasil penyelenggaraan
    4. Memberikan nilai promosi dan publikatif kepada media, pemerintah dan masyarakat pada umumnya tentang potensi ekonomi jamiyyah Persis sehingga dapat memberikan nilai positif dan kondusif bagi pengembangan ekonomi jamiyyah kedepan.
    5. Terbentuknya akses pemberdayaan ekonomi baik kepada pemerintah pusat dan daerah, lembaga keuangan dan konsultasi, jaringan pemberdayaan, dll, sehingga dapat memberikan peluang-peluang kerja sama pemberdayaan ekonomi dikalangan anggota Persis.
    6. Lahirnya data jaringan/ profile pengusaha Persis dalam bentuk buku panduan usaha (sejenis yellowpage atau sejenisnya) dan/ atau data base yang dapat dipergunakan untuk oftimalisasi pemberdayaan potensi ekonomi komunitas Persis khususnya (anggota/ simpatisan)
    7. Terbentuknya jaringan pengusaha Persis dalam bentuk himpunan/ ikatan pengusaha/ wiraswasta yang solid yang memiliki komitmen saling melengkapi, saling menguatkan dan saling mengukuhkan,.
    8. Adanya peluang usaha (Badan Usaha Milik Jamiyyah) yang dapat dioftimalkan untuk kepentingan sumber dana jamiyyah yang lebih berkelanjutan (sustainable /persistent).

      PENUTUP

    PERSIS EXPO dapat menjadi salah satu media sekaligus bukti peran jamiyyah bagi para pengusaha dalam membangun jaringan (network) ekonomi yang lebih terintegrasi. Dengan media seperti  PERSIS EXPO, semua pihak dapat memperoleh peluang akan jaringan dan akses yang lebih dekat dan terbuka, baik informasi, konsultasi, sumber dana dan akses pemberdayaan. Diharap media seperti ini dapat menjadi bagian agenda rutin Jamiyyah Persis berskala nasional.

    «
    »